Panggung peragaan busana memang menjadi momen ketika para perancang menunjukkan kreativitasnya. Beda dengan ketika desainer merancang busana siap pakai sesuai pesanan klien, peragaan busana -apalagi dalam event pekan mode- lebih merupakan wadah untuk menyalurkan citarasa seni perancang tersebut.
Tak terkecuali untuk koleksi busana pengantin. Untuk koleksi Autumn/Winter 2012 di Mercedes-Benz Berlin Fashion Week, Brandenburg Gate, Berlin, Kamis (19/1/2012) lalu, label busana Kaviar Gauche menampilkan gaun pengantin yang serba terbuka. Begitu terbukanya, sampai sulit menyebut lembaran-lembaran kain tersebut sebagai gaun. Pakaian pengantin ini terdiri atas beberapa potongan kain yang disatukan dengan garis vertikal di bagian tengah. Sebentuk bra dan thong bikini menutup bagian-bagian tubuh yang perlu dilindungi, dan dilengkapi dengan kerudung tipis sepanjang mata kaki.
Dengan rancangan semacam ini, entahlah, mungkin gaun pengantin ini disiapkan untuk upacara pernikahan di tepi pantai. Namun, label ini tentunya juga menghadirkan gaun-gaun pengantin lain yang lebih "normal". Hanya saja, rancangannya tetap unik, dengan panjang gaun yang bervariasi. Ada yang di atas lutut, maxi, atau di atas pergelangan kaki. Ada pula yang memakai gaun panjang yang transparan, sehingga menampilkan dalamannya yang berupabodysuit.
Interpretasi mereka yang modern tentang gaun malam membuat Kaviar Gauche kerap terlihat di karpet merah. Model Jerman Nadja Auermann dan aktris Heike Makatsch adalah pelanggan setia label ini. Sedangkan model Inggris Rosie Huntington-Whiteley ditunjuk sebagai brand ambassador baru. Inovasi brand yang elegan juga telah memenangkan hati para pelaku industri musik, di antaranya Lady Gaga dan Florence Welch (dari kelompok Florence & The Machine). Lini busana pengantin dari Kaviar Gauche sendiri baru diluncurkan Januari 2009, setelah label ini dikenal lebih luas oleh kalangan selebriti.
| relasi